Page 46 - 01. MK Computational Thinking
P. 46
c. CT dalam Tatanan Global
Cukup banyak pihak dari berbagai negara yang menyadari pentingnya CT dan
mengupayakan integrasi CT dalam Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah
atau kurikulum untuk kelas I sampai kelas XII. Beberapa pihak meneliti mengenai
CT dalam pemrograman. Selain itu, semakin banyak pihak yang menyadari bahwa
CT dapat dimanfaatkan untuk bidang-bidang lain selain Informatika.
Dalam (Weintrop et al., 2016), dikatakan bahwa Computer Science Teacher
Association (CSTA) menilai bahwa pembelajaran CT membuat siswa dapat
mengkonsepkan, menganalisis, dan menyelesaikan persoalan kompleks dengan
memilih dan mengaplikasikan strategi-strategi dan kakas-kakas baik baik secara
virtual maupun dalam dunia nyata. Pada makalah tersebut juga dinyatakan
himpunan awal dari keterampilan CT yang merupakan pengembangan 4 fondasi
CT, yaitu:
1. Kemampuan menghadapi open-ended problem.
2. Kegigihan dalam mengatasi persoalan yang menantang.
3. Kepercayaan diri dalam menghadapi kompleksitas.
4. Mampu mempresentasikan ide-ide dengan cara komputasional yang
bermakna.
5. Mampu membagi-bagi persoalan yang besar menjadi beberapa sub-
persoalan yang lebih kecil.
6. Membuat abstraksi dari aspek-aspek dalam persoalan yang sedang dihadapi.
7. Membingkai/menstrukturkan ulang persoalan menjadi persoalan yang dapat
dikenali.
8. Menilai kekuatan/kelemahan representasi data/sistem representasi.
9. Menghasilkan solusi dalam bentuk algoritma.
10. Mengenali dan mengatasi ambiguitas dalam algoritma.
Dalam bidang sains dan matematika, terdapat kesamaan fitur dalam dalam
problem solving dan pendekatan untuk penyelidikan/pengamatan untuk suatu hal,
Pemahaman Peserta Didik & Pembelajarannya | 37

