Page 13 - 01. MK Computational Thinking
P. 13
Konsep-konsep Dasar CT
Pada bagian konsep-konsep dasar CT ini dibahas mengenai definisi CT, apa yang
termasuk CT dan bukan CT (miskonsepsi CT), mengapa CT itu penting, empat
fondasi CT, pembentukan disposisi CT, dan apa yang perlu dilakukan untuk dapat
“mengajar” CT.
Definisi CT - Apa yang Termasuk CT dan Bukan CT
Bagi yang belum berpengalaman tentang CT, berikut hal-hal penting mengenai
kompleksitas persoalan yang memerlukan solusi dan tools (kakas) yang sesuai.
Mari menyimak sebuah contoh kasus. Pada contoh kasus ini, Anda akan melihat
tiga buah persoalan yang memiliki kompleksitas berbeda-beda. Kompleksitas
dibahas karena berdasarkan pengalaman banyak yang mempertanyakan
mengenai kompleksitas.
Ada tiga orang yaitu Ibu Ani, Pak Budi, dan Pak Cakrawala yang perlu
mengevaluasi hasil belajar siswa secara berkala berdasarkan data atau statistik
siswa di lembaga pendidikan tempat mereka bekerja.
a. Ibu Ani pemilik bimbingan belajar kecil yang kegiatan bimbingannya
dilakukan di luar jam sekolah. Bimbingan belajar tersebut hanya
membuka satu kelas per hari. Masing-masing kelas terdiri dari 1-5 orang
siswa yang berada di tingkat kelas yang sama.
b. Pak Budi adalah seorang kepala sekolah dari sekolah yang tidak terlalu
besar. Satu angkatan hanya terdiri dari satu kelas yang terdiri dari 20-30
orang siswa.
c. Pak Cakrawala adalah seorang kepala sekolah dari sekolah yang besar.
Satu angkatan di sekolah ini dapat terdiri dari 8-10 kelas. Masing-masing
kelas terdiri dari 30-40 orang siswa.
Untuk melakukan evaluasi terhadap hasil belajar siswa/i, mereka tentu
memerlukan data hasil belajar siswa/i-nya. Oleh karena itu, Ibu Ani, Pak Budi, dan
Pak Cakrawala melakukan pencatatan hasil belajar dari para siswanya. Dari
kebutuhan pencatatan hasil belajar tersebut, timbul pertanyaan “Bagaimana cara
mencatat dan mengolah data nilai siswa?” Banyak kelas dan banyaknya siswa per
kelas dari tempat belajar yang dipimpin Ibu Ani, Pak Budi, dan Pak Cakrawala
4 | PPG Pra Jabatan 2022

