Page 17 - 01. MK Computational Thinking
P. 17

Sebaliknya,  sekolah  yang  dipimpin  Pak  Cakrawala  memiliki  jumlah  siswa  yang
                        banyak, sehingga kompleksitas pencatatan dan pengelolaan nilai pun meningkat

                        jika dibandingkan tempat kursus Bu Ani dan sekolah yang dipimpin Pak Budi. Jika
                        Pak Cakrawala menggunakan metode pencatatan seperti Ibu Ani dan Pak Budi,

                        proses  evaluasi  belajar  tetap  bisa  dilakukan,  tetapi  menjadi  kurang  efisien.
                        Pencatatan di buku memang tidak memerlukan biaya yang besar, namun untuk
                        mengolah  nilai  siswa,  tentu  diperlukan  durasi  waktu  yang  panjang  karena

                        dilakukan  secara  manual.  Begitu  pula  dengan  pencatatan  menggunakan
                        spreadsheet.  Karena  ada  banyak  kelas,  maka  nilai  dalam  satu  angkatan  akan

                        terdiri dari banyak tabel sehingga menyulitkan pengolahan data jika menggunakan
                        spreadsheet. Oleh karena itu, Pak Cakrawala memutuskan menggunakan aplikasi
                        pengolah data berbayar untuk menyelesaikan persoalannya.


                           1)  Agen Pemroses Informasi
                        Pada definisi CT, dikatakan bahwa agen pemroses informasi bisa saja manusia

                        atau komputer. Untuk memperjelas definisi tersebut, kita lihat kembali persoalan
                        pencatatan nilai yang dilakukan Bu Ani, Pak Budi, dan Pak Cakrawala. Pak Budi

                        dan Pak Cakrawala menggunakan komputer dalam melakukan pencatatan. Untuk
                        dapat menggunakan komputer sebagai alat bantu, Pak Budi dan Pak Cakrawala
                        perlu dapat berinteraksi dengan komputer.


                        Jika Bu Ani, Pak Budi, dan Pak Cakrawala ingin menghitung nilai rata-rata salah
                        satu  ujian,  Bu  Ani  dapat  menghitung  nilai  rata-rata  dengan  cara  manual,  yaitu

                        menghitung dengan kotretan di kertas. Agar manusia dapat berinteraksi dengan
                        komputer, maka diperlukan cara berkomunikasi tertentu. Sebagai contoh jika Pak

                        Budi ingin menggunakan spreadsheet untuk menghitung nilai rata-rata, maka Pak
                        Budi perlu memberikan perintah kepada komputer dengan format “=AVERAGE(sel
                        awal:  sel  akhir)”.  Jika  Pak  Budi  hanya  mencatat  nilai  dan  tidak  memberikan

                        perintah tersebut, maka komputer hanya mencatat dan tidak menghitung rata-rata.
                        Hal  ini  terjadi  karena  komputer  hanya  bekerja  berdasarkan  perintah  yang
                        diberikan.  Oleh  karena  itu,  agar  komputer  dapat  membantu  menyelesaikan

                        persoalan manusia, kita perlu memberikan rangkaian perintah kepada komputer.

                        Perintah yang diberikan Pak Budi ke komputer sebenarnya juga dilakukan Ibu Ani

                        tapi tanpa bantuan komputer. Begitu pula pada kasus Pak Cakrawala, aplikasi




                        8   |    PPG Pra Jabatan 2022
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22