Page 39 - 01. MK Computational Thinking
P. 39
SMA) memilih dan menerapkan solusi terbaik, paling efisien, dan optimal
dengan merancang struktur data yang lebih kompleks dan abstrak.
Pada bagian berikutnya (bagian A) diberikan contoh aktivitas-aktivitas yang dapat
menggambarkan peningkatan kompleksitas yang terdapat pada CP CT pada mata
pelajaran Informatika Fase D dan E (pada saat modul ini ditulis, buku Informatika
yang sudah diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Badan Standar Kurikulum, dan
Asesmen Pendidikan - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi adalah buku untuk fase D dan E). Selain itu, diberikan pula contoh
aktivitas pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yang diintegrasikan dengan CP
CT untuk Fase A-C (pada bagian B). Fase D dan E dibahas terlebih dahulu
sebelum fase A-C, karena pada fase D dan E, CP CT tertulis secara eksplisit
sebagai bagian dari CP Mata Pelajaran Informatika.
Diharapkan, dengan contoh-contoh yang diberikan, guru setiap mata pelajaran
dapat mengasosiasikan contoh tersebut dengan CP mata pelajarannya masing-
masing. Contoh Integrasi CT dengan mata pelajaran selain informatika untuk fase
D-F dapat dilihat pada Topik 6: Integrasi CT dalam Mata pelajaran.
1. Contoh Aktivitas pada Mata Pelajaran Informatika untuk Fase D dan E
Pada bagian ini, diberikan dua contoh aktivitas yaitu aktivitas dari kelas VIII
untuk fase D dan aktivitas dari kelas X untuk fase E. Kedua aktivitas tersebut
diambil dari buku Mata Pelajaran Informatika kelas VIII (Natali et al., 2021) dan
buku Mata Pelajaran Informatika kelas X (Mushtofa et al., 2021). Setelah contoh
dua aktivitas tersebut, akan dijelaskan mengenai hasil implementasi peningkatan
CP CT pada dua fase tersebut.
30 | PPG Pra Jabatan 2022

