Page 21 - 01. MK Computational Thinking
P. 21

tinggi, industri, dan disdakmen untuk mengembangkan definisi operasional dari
                        CT. ISTE dan CSTA melakukan survei dan berhasil mengumpulkan kurang lebih

                        700 respon dari guru-guru, peneliti, dan praktisi. Hal ini menunjukkan dukungan
                        yang luar biasa untuk pembentukan definisi operasional CT. Berikut adalah definisi

                        operasional yang didapatkan :

                        CT adalah proses penyelesaian persoalan yang melibatkan (tapi tidak terbatas

                        pada) karakteristik berikut:

                         ●  Merumuskan  persoalan  dengan  cara  yang  memungkinkan  untuk

                             penggunaan komputer dan alat lain untuk membantu menyelesaikannya.
                         ●   Mengorganisasikan dan menganalisis data secara logis.

                         ●   Mengotomatiskan solusi melalui pemikiran algoritmik.
                         ●   Mengidentifikasi  dan  menerapkan  solusi  yang  mungkin  dengan  tujuan
                             mencapai  kombinasi  langkah  dan  sumber  daya  (resources)  yang  paling

                             efisien dan efektif.
                         ●   Menggeneralisasi  dan  mentransfer  proses  pemecahan  persoalan  ini  ke
                             berbagai persoalan lain.

                        Berdasarkan definisi operasional tersebut, dapat dilihat bahwa CT tidak terbatas
                        pada  abstraksi,  algoritma,  dekomposisi,  dan  pengenalan  pola  (AADP).  Telah

                        banyak  ahli  yang  mendefinisikan  implementasi definisi  operasional  CT sebagai
                        konsep CT. Pada Topik CT dalam Problem Solving, CT dan Proyek, Integrasi CT
                        dalam Mata Pelajaran, diberikan contoh-contoh implementasi konsep CT tersebut

                        dalam topik yang dibahas.

                        d.  Pembentukan Disposisi CT
                        “Disposisi pembelajaran” atau dapat juga disebut “kebiasaan berpikir” mengacu

                        pada cara di mana peserta didik terlibat dan berhubungan langsung dalam proses
                        belajar. Disposisi pembelajaran mempengaruhi pendekatan pembelajaran peserta
                        didik, dan oleh karena itu berpengaruh pula pada hasil belajar mereka. Disposisi

                        pembelajaran dapat memajukan keterampilan, keterlibatan, dan pemahaman yang
                        mendalam bagi peserta didik untuk hal yang sedang dipelajarinya.











                        12  |    PPG Pra Jabatan 2022
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26