Page 23 - 01. MK Computational Thinking
P. 23
Secara singkat, disposisi dapat diartikan sebagai kesiagaan seseorang untuk
mengaplikasikan sebuah konsep pada momen ketika konsep tersebut diperlukan.
Disposisi tidak serta merta terbentuk, melainkan dihasilkan dari proses belajar
selama bertahun-tahun. Demikian juga dengan pembentukan disposisi CT. CT
perlu terus dilatih melalui pendekatan mengutak-atik (tinkering), berlatih
menciptakan sesuatu (creating), berusaha mencari akar masalah dan
memperbaiki kesalahan tersebut (debugging), bekerja sama (collaborating), dan
memiliki sikap pantang menyerah (persevering) (Barefoot Computing, 2020).
Melalui mata kuliah ini, Anda akan berlatih untuk mendisposisikan CT dalam
aspek-aspek kehidupan Anda. Selain itu, mata kuliah ini dirancang agar Anda
dapat berlatih mengintegrasikan CT dalam berbagai proyek agar Anda
mendapatkan pengalaman aktual dalam CT. Melalui pengalaman dan refleksi,
diharapkan Anda dapat mendisposisikan CT dalam berbagai bidang kehidupan
Anda, termasuk di antaranya adalah dalam mata pelajaran yang Anda ajarkan
kepada siswa/i Anda.
e. Apa yang Perlu Dilakukan untuk Dapat “Mengajar” CT atau
Mengintegrasikan CT dalam Mata Pelajaran?
Sebagai literasi, CT tidak dapat diajarkan hanya dengan pemaparan konsep,
melainkan perlu dilatih seperti halnya membaca/menulis/berhitung, critical
thinking, atau general capabilities/literasi lainnya.
Untuk dapat melatih CT sebagai “literasi” dan diintegrasikan ke berbagai mata
pelajaran seperti kemampuan literasi lainnya, beberapa latihan yang pada
umumnya digunakan adalah sebagai berikut, namun tidak terbatas kepada yang
disebutkan di sini. Beberapa bidang lain mungkin membutuhkan metoda khusus.
1. Menyelesaikan tantangan Bebras (Bebras, 2003).
2. Menggunakan permainan atau aktivitas fisik.
3. Melakukan analisis data.
4. Menggunakan modeling dan simulasi.
5. Menggunakan persoalan dalam kehidupan sehari-hari.
14 | PPG Pra Jabatan 2022

