Page 83 - 01. MK Computational Thinking
P. 83

Framework AKM

                        AKM  merupakan  program  yang  diadakan  oleh  pemerintah  Indonesia  untuk
                        menanggapi  salah  satu kebutuhan global  yang ada,  yaitu kemampuan peserta

                        didik untuk beradaptasi dengan dunia nyata yang cepat berubah dan berpartisipasi
                        aktif  di  masyarakat.  Kondisi  dunia  nyata  yang  cepat  berubah  menyebabkan
                        peserta  didik  perlu  menjadi  seorang  pembelajar  sepanjang  hayat.  Dua  literasi

                        paling dasar yang menentukan kecakapan seseorang untuk menjadi pembelajar
                        sepanjang hayat adalah literasi membaca dan literasi matematika.


                        AKM bertujuan untuk mengukur kompetensi yang diperlukan pada dunia nyata.
                        Dua  kompetensi  yang  diukur  pada  AKM  adalah  literasi  membaca  dan  literasi

                        matematika.  Literasi  membaca  dan  matematika  membantu  siswa  dalam
                        mempelajari bidang ilmu lainnya terutama dalam berpikir dan mencerna informasi
                        dalam bentuk tertulis dan bentuk angka (secara kuantitatif). Literasi membaca dan

                        matematika  adalah  kemampuan  yang  akan  berdampak  pada  semua  mata
                        pelajaran yang diajarkan dan dipelajari siswa. Agar tujuan tersebut tercapai, maka

                        soal AKM mengukur berbagai konten, konteks, dan tingkat kognitif.

                        Konten pada literasi membaca merujuk pada jenis teks yang digunakan. Jenis teks

                        yang digunakan terbagi menjadi dua kelompok yaitu teks informasi dan teks fiksi.
                        Konten  pada  literasi  matematika  dibedakan  menjadi  empat  kelompok  yaitu
                        bilangan, geometri, data dan ketidakpastian, serta aljabar.


                        Konteks merujuk pada aspek kehidupan atau situasi untuk konten yang digunakan.
                        Konteks  pada  AKM  dibedakan  menjadi  tiga  yaitu  personal,  sosial  budaya,  dan

                        saintifik.

                        Tingkat kognitif merupakan proses berpikir yang dituntut atau diperlukan dalam

                        menyelesaikan soal. Proses kognitif pada literasi membaca dibedakan menjadi
                        tiga  level  yaitu  menemukan  informasi,  menafsirkan  dan  mengintegrasikan
                        informasi,  serta  mengevaluasi  dan  merefleksi  informasi.  Proses  kognitif  pada

                        literasi  matematika  dibedakan  menjadi  tiga  level  juga  yaitu  pengetahuan  dan
                        pemahaman, penerapan, dan penalaran.


                        Terdapat  enam  learning  progression  dalam  pelaksanaan  AKM.  Learning
                        progression berkaitan dengan kesinambungan antara jenjang yang satu dengan




                        74  |    PPG Pra Jabatan 2022
   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88